Berbagi Cerita

Standar

Wah wah wah kangen rasanya pengen nulis lagi. Beberapa minggu ini begitu banyak kejadian yang tak terduga dalam hidupku. Salah satunya adalah mamahku sakit dan sampe dua kali masuk UGD. Saat itu dunia yang terang terasa gelap bagiku. Semua terasa tak berarti lagi jika orang yang paling kita sayangi terbaring sakit. Tapi syukurlah sekarang mamah sudah sehat walaupun tidak sekuat dulu lagi.

Oia aku juga akhir-akhir ini disibukkan dengan segala persiapan menjadi PNS..hehe. .

Apa sih yang disiapin.??

Maklumlah karna saking senangnya dapat PNS dan sampe sekarang masih juga ga percaya, bahkan setiap bangun pagi aku selalu melihat laptop dan melihat daftar nama yang lolos PNS di BARTIM, supaya aku yakin ini bukan mimpi. Sungguh anugerah Tuhan yang tak ternilai untukku.

Oia kembali pertanyaan awal apa sih yang aku siapin?

Pertama tentunya yang harus aku persiapkan adalah membuat baju seragam dinas PNS. Awalnya sempat bingung baju PNS tu terdiri dari apa aja, tapi setelah cari-cari di google dan tanya keluarga yang udah PNS, bajunya terdiri dari linmas, PDH (Pakaian Dinas Harian), dan kopri. Tapi jika PNS guru ada tambahan pake baju pramuka dan batik. Setelah tau seragam apa aja yang dipakai mulai mencari tempat menjahit yang bagus di Palangka. Mulai deh tanya tanya berapa biaya membuat seragam PNS itu, ternyata eh ternyata pemirsa biaya satu stel seragamnya 400Rb. Hitung-hitung seluruh pembuatan seragamnya lebih 1,2 juta…  Mahal banget yah, apalagi belum punya gaji kyagini. Tapi dikit demi sediki aku yakin bisa mengumpulkan uang untuk beli seragam itu.

Persiapan kedua adalah belajar mempersiapkan menjadi guru yang profesional. Mulai dari mengumpulkan buku paket, silabus, contoh-contoh RPP dan belajar cara pengelolaan kelas. Kemudian ada beberapa hal yang harus aku pelajari, mulai dari tata cara penilaian penetapan angka kredit guru, sistem cara naik pangkat, dan induksi guru pemula.

Itulah sifat diriku, selalu mempersiapkan semuanya dari jauh-jauh hari, agar nanti saat terjun ke lapangan, aku tidak gagap dan kaget lagi. Aku berharap SK CPNS cepat keluar, kemungkinan bulan Maret sudah keluar. Aku ga sabar ingin mengabdi menjadi guru sesungguhnya. Aku harus menjadi wanita sukses sebelum umur 35.

Aku percaya dengan kerja keras dan selalu mengandalkan Tuhan semuanya bisa terwujud. Orang bisa sukses, kenapa aku tidak.

Potensi Diri

Standar

Aku ingin selalu mengembangkan potensi yang ada pada diriku.
Aku tidak mau hanya puas pada satu tingkatan saja, aku ingin lebih dan lebih lagi.
Bukan artinya aku tidak bersyukur, aku sangat bersyukur dengan pencapaianku sekarang.

Ingat di atas langit masih ada langit lagi. Aku selalu berpikir bagaimana meningkatkan potensi yang ada pada diriku, agar aku mampu bersaing dan menjadi yang terdepan.
Ada moto hidup yang mengatakan tak ada yang mustahil jika kita mau dan berusaha dengan keras.

Sekarang aku lagi mempersiapkan sedikit demi sedikit impian lain yang harus aku capai.
Ya impianku adalah aku ingin melanjutkan sekolah S2 matematika.
Selanjutnya aku ingin menjadi seorang guru yang profesional, berkualitas dan berprestasi di bidangnya.

Aku ingin selalu belajar, bagi orang lain mungkin itu melelahkan.
Tapi bagiku sendiri selagi diberikan Tuhan kesehatan dan umur yang panjang, pantang bagiku ada kata lelah dan malas.

Langkah awal mempersiapkan semua impianku, harus banyak membaca, aku juga sedikit demi sedikit belajar materi kuliah S2 matematika, dan oia akhir-akhir ini aku lagi belajar mengetik 10 jari tanpa melihat keyboard.
Hehe. . Ternyata susah juga..
Semangat Sa pasti bisa.!!!

Pengabdian

Standar

Sebagai seorang guru muda mengabdi di kota orang memang tidak mudah, begitu banyak yang harus disesuaikan mulai dari makanan dan lingkungannya.
Semoga aku kuat dan tahan dengan semua keadaan ini. Pasti diawal-awal aku merasakan kesepian dan kesedihan, biarlah untuk sementara air mata yang menemaniku agar semakin lama aku menjadi kuat, tak ada lagi fasilitas lengkap seperti di Palangka Raya, semua serba terbatas. Nanti pasti aku sangat merindukan kota Palangka Raya ;( ;( ;( . .
Jalan hidupku sudah berubah, memang tak ada yang mudah di awalnya.
Semoga aku bisa kuat Tuhan, semua demi masa depan dan kesuksesanku…

Cerdas Dalam Mengelola Keuangan

Standar

Catatan si 123154

Saya mempunyai kebiasaan selalu mencatat segala jenis pengeluaran saya. Uang sekecil apapun yang keluar tidak luput saya catat.
Entah karena memang saya lulusan matematika, sehingga jika ada hubungannya dengan angka-angka saya selalu teliti dan hati-hati.
Saya termasuk orang yang selalu bisa mengelola keuangan saya. Kebiasaan saya ini memang sudah terbawa dari saya kecil.
Saat saya SD saya punya buku kecil tempat saya mencatat keuangan saya.
Bahkan dulu beli pentol 1000 aja saya catat. Hehehe..

Jujur kebiasaan saya seperti ini bukannya menunjukkan saya orang pelit, tetapi karena sangat menghargai setiap uang yang saya punya.
Kebiasaan saya seperti ini karena dampak pengalaman yang saya dapatkan dari saya kecil, melihat orang-orang di sekitar saya yang bertengkar akibat uang, utang di mana-mana, hidup tak tenang dikejar utang, bahkan kemiskinan. Beberapa pengalaman itu membuat saya terkadang membenci uang.

Saya paling anti namanya “UTANG”. Saya bertekad sebisa mungkin takkan pernah utang dengan orang lain. Bagi saya…

Lihat pos aslinya 97 kata lagi

Cerdas Dalam Mengelola Keuangan

Standar

Saya mempunyai kebiasaan selalu mencatat segala jenis pengeluaran saya. Uang sekecil apapun yang keluar tidak luput saya catat.
Entah karena memang saya lulusan matematika, sehingga jika ada hubungannya dengan angka-angka saya selalu teliti dan hati-hati.
Saya termasuk orang yang selalu bisa mengelola keuangan saya. Kebiasaan saya ini memang sudah terbawa dari saya kecil.
Saat saya SD saya punya buku kecil tempat saya mencatat keuangan saya.
Bahkan dulu beli pentol 1000 aja saya catat. Hehehe..

Jujur kebiasaan saya seperti ini bukannya menunjukkan saya orang pelit, tetapi karena sangat menghargai setiap uang yang saya punya.
Kebiasaan saya seperti ini karena dampak pengalaman yang saya dapatkan dari saya kecil, melihat orang-orang di sekitar saya yang bertengkar akibat uang, utang di mana-mana, hidup tak tenang dikejar utang, bahkan kemiskinan. Beberapa pengalaman itu membuat saya terkadang membenci uang.

Saya paling anti namanya “UTANG”. Saya bertekad sebisa mungkin takkan pernah utang dengan orang lain. Bagi saya utang itu cepat dan lambat akan membuat permusuhan dengan sesama.
Saya akan membuktikan tanpa utang saya bisa menjadi orang yang sukses, bahkan bisa memiliki segalanya.
Syaratnya saya harus bisa mengelola keuangan saya.
Ada kata-kata yang selalu saya ingat “seberapa besar penghasilanmu jika kamu tidak bisa mengelolanya, maka semuanya akan habis dengan percuma”.
Sekarang saya sudah mempunyai penghasilan sendiri, seberapapun besar gaji yang saya punya, harus yang paling utama saya lakukan adalah menabung dan mengelola sebaik mungkin penghasilan tersebut.

Saya harus menjadi wanita yang cerdas dalam mengelola uang.
Bukankah wanita seperti itu merupakan idaman setiap laki-laki. .hehe. .

Sukses memang tak mudah

Standar

Tidak ada kesuksesan dapat digenggam dengan cara yang mudah.
Begitulah yang terjadi di hidupku, sampai sekarang masih aja ada masalah dan segala rintangan yang ku hadapi.
Tetapi aku harus ingat bukankah dari dulu aku sudah mendapatkan banyak rintangan dan masalah yang lebih besar dari pada sekarang.
Dan masalah dulu yang aku hadapi bisa teratasi, mengapa hanya masalah kecil seperti ini membuatku sedih dan tak semangat.

Semangat semangat Sa,,, aku yakin semuanya dapat di atasi dan akan baik-baik saja. Tak ada yang tak mungkin di dunia ini.

INGAT KESUKSESANKU SUDAH SEMAKIN DEKAT!

Kunci Kesuksesan

Standar

Setiap manusia pasti memiliki harapan dan cita-cita yang diinginkan. Dan setiap dari kita pasti ingin meraih sukses. Kesuksesan merupakan keadaan yang sangat diinginkan oleh setiap manusia namun kesuksesan tidak datang begitu saja. Kesuksesan bukan sebuah kebetulan.

Seseorang dapat dikatakan sukses, ketika ia sudah mengalami suatu proses yang namanya kerja keras. Banyak pengorbanan, pembelajaran dan pengalaman yang harus dijalani sebelum menemukan kesuksesan. Kerja keras dan pantang menyerah akan terbayar dengan hasil maksimal yang dicapai.

Jangan takut gagal! Kegagalan merupakan evaluasi bagi kita agar dapat lebih baik untuk kedepannya. Orang yang belum pernah merasakan gagal berarti orang tersebut takut untuk maju. Jadi tidak ada kesuksesan yang instan, semuanya butuh kerja keras, pengorbanan, serta kesabaran dalam menjalankannya.